Bukit Cemara Bandung Yang Indah dan Unik

Mungkin ada di antara traveler yang menghabiskan libur long weekend di Bandung. Bukit Cemara bisa jadi opsi.

Akhir pekan ini akan menjadi long weekend, libur tahun baru islam jatuh pada Kamis, 20 Agustus 2020, lalu cuti bersama pada Jumat, 21 Agustus 2020.

Jikalau berniat berwisata di Kota Bandung, Bukit Cemara bisa jadi salah satu opsi opsi berwisata.

Format cemara natural yang melambung tinggi dan hamparan lapangan luas layak untuk merasakan udara segar dan pemandangan alam dari ketinggian. Pada malam hari, penampakan city light bisa Anda nikmati.

Berlokasi di pedalaman desa dan jauh dari keramaian membuat tempat wisata ini konsisten terjaga keasriannya. Kecuali itu juga tertata dan terjaga kebersihannya.

Baca juga: Kurang Piknik? Yuk Wisata Aman ke Trans Studio Bandung
Domisili lokasinya berada di Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Sedangkan berada di kabupaten, tetapi tempat wisata ini bisa diakses melalui jalan Kota Bandung bagian Timur dekat dengan Cicaheum atau Cibiru (Sindanglaya).

Untuk sampai di tempat wisata tersebut butuh waktu sekitar 30 menit dari jalan utama. Jalan aspalnya cukup bagus, tetapi masih ada beberapa yang berlubang jadi harus cukup berhati-hati saat berkunjung.

Kecuali bisa bersantai dan merasakan udara segar, tak jarang pengunjung memanfaatkan tempat wisata ini sebagai tempat berkemah. Karena wujudnya lapangan luas dan cukup rata sehingga layak untuk memasang kemah dan berkegiatan kemah di sana.

Ada banyak titik yang bisa jadi tempat hunting foto. Apalagi saat menuju sang surya karam, pemandangan siluet bisa didapatkan dengan gradasi warna sang surya karam.

Bukit Cemara juga dekat dengan tempat wisata Oray Tapa. Di sana, pengunjung bisa melakukan kegiatan seperti bersepeda, motor cross, sampai offroad.

Toha (51) sebagai pengelola tempat wisata Bukit Cemara mengaku, sudah menanam pohon cemara semenjak tahun 2000-an. Dia mengatakan, permulaan awalnya bernama Bukit Cemara dari teman-teman wisatawan yang datang.

“Jadi yang kasih nama itu dari buah hati-buah hati yang suka main ke sini. Lama-lama muncul di Google nama Bukit Cemara jadi lah tempat wisata,” ujar Toha saat dijumpai kami di lokasi wisata, Kamis (20/8/2020).

Dia mengatakan, luas bukit ini satu hektar. Nantinya akan ada banyak bunga sang surya yang bisa jadi objek wisata lain di permulaan tahun 2021. Sedangkan lokasinya jauh dari perkotaan, tetapi pemandangan alam yang asing akan didapatkan dan menjadi energi tarik tersendiri.

Bukit Cemara buka tiap hari dengan jam operasional dari pukul 07.00 WIB sampai 21.00 WIB. Tarif masuknya cuma Rp 10 ribu per orang untuk weekday dan Rp 15 ribu di akhir pekan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *